Tanggap Darurat Bencana Gempa Nusa Tenggara Timur
BPAFK Surabaya Perkuat Tanggap Darurat, Amankan Alat dan Fasilitas Kesehatan di Ruteng, Kabupaten Manggarai
Menyusul bencana gempa yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur pada pertengahan Agustus lalu, Balai Pengamanan Alat dan Fasilitas Kesehatan (BPAFK) Surabaya bergerak cepat dalam mendukung upaya tanggap darurat di wilayah terdampak.
Sejak 18 Agustus, tim BPAFK Surabaya yang dipimpin langsung oleh Kepala BPAFK Surabaya telah berada di Ruteng untuk melaksanakan respons tanggap darurat, khususnya dalam memastikan keamanan dan keberfungsian alat serta fasilitas kesehatan di tengah situasi pascabencana.
Hingga Sabtu (22/08), BPAFK Surabaya kembali memperkuat dukungan dengan mengirimkan satu tim petugas ke Ruteng. Tim tersebut melaksanakan pengamanan alat dan fasilitas kesehatan sebagai bagian dari upaya menjaga keberlangsungan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana.
Kehadiran BPAFK Surabaya sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Kesehatan merupakan bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pemulihan sektor kesehatan di wilayah terdampak. Melalui pengamanan alat dan fasilitas kesehatan, BPAFK Surabaya turut memastikan sarana kesehatan tetap dapat dimanfaatkan secara aman dan optimal dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.
BPAFK Surabaya berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan dukungan sesuai tugas dan fungsinya dalam menjaga mutu, keamanan, dan kesiapan alat kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan terdampak bencana.